Zinedine Zidane Bakal ke Kota Turin?

Zinedine Zidane disebut – sebut bakal melanjutkan kariernya ke kota Turin. Zidane memberikan sinyal akan kembali ke Juventus dalam waktu dekat ini. Setidaknya terdapat 2 posisi yang diisi oleh pria asal Prancis itu bersama dengan skuad Bianconeri – yang merupakan julukan beken untuk Juventus. Di samping dapat menjabat sebagai pelatih, Zizou – sapaan akrab untuk Zidane sendiri – memang bisa ditugaskan juga pada posisi CEO. Kebetulan, posisi CEO di Juventus sedang lowong setelah Giuseppe Marotta resmi meletakkan jabatan tersebut pada hari Kamis, 25 Oktober 2018. Sementara itu, apabila ditunjuk menjadi pelatih Juventus, lalu bagaimana catatan Zizou semasa bertugas sebagai juru taktik? Usai memutuskan untuk pensiun sebagai pemain pada tahun 2006 lalu, Zidane pada awalnya tak tertarik untuk menjadi seorang pelatih. Dirinya sempat menjadi duta di beberapa yayasan, sebelum pada akhirnya menjadi penasihat presiden Madrid, Florentino Perez, dalam kurun 2010-2011. Setelah itu, karier melatih Zidane dimulai bersama Madrid U-17 pada musim 2012 – 2013. Setelah itu, Zidane bertugas sebagai asisten Carlo Ancelotti di Madrid pada musim 2013 – 2014. Hasilnya, El Real pun mampu memenangkan trofi Liga Champions dan Copa del Rey. Pengalaman menjadi asisten Ancelotti membuat Zidane berani menangani klub kedua Madrid, Madrid Castilla. Dalam kurun waktu satu setengah tahun (2014 – 2016) Zidane menangani Madrid Castilla. Hasilnya dari 41 pertandingan yang telah dijalani skuad didikannya, Madrid Castilla asuhan Zidane mengemas 18 menang, 12 imbang dan 11 kalah.

Meski tak terlalu mentereng, catatan itu sudah cukup bagi manajemen untuk menunjuk Zidane menggantikan posisi Rafael Benitez sebagai pelatih tim utama Madrid pada awal 2016. Sungguh hebat walaupun tidak menangani Madrid dari awal musim, tetapi dirinya sanggup mengantarkan Los Blancos –julukan Madri – menjadi jawara Liga Champions 2015 – 2016. Maka dari itu, singkat kata dapat diungkapkan bahwa selama dua setengah musim menangani Madrid, Zidane melewati 149 pertandingan dengan catatan 105 menang, 28 imbang dan 16 kalah. Torehan positif tersebut telah membawa El Real untuk merengkuh 9 trofi juara dengan perincian tiga trofi Liga Champions, Piala Dunia Klub (2), Piala Super Eropa (2), Liga Spanyol (1) dan Piala Super Spanyol (1). Pencapaian di atas dinilai banyak pihak sudah cukup bagi Zidane untuk menangani klub sebesar Juventus.

Sementara itu, baru – baru ini Zidane pun mengunggah video yang membuat segenap fans Juve merasa gembira. Pasalnya di video tersebut, Zizou mengklaim jika dirinya dalam waktu dekat bakal kembali ke turin. Tentu saja hal tersebut lantas menimbulkan spekulasi bahwa Zidane akan menangani Juventus. Benar, Zidane takkan menangani Juventus musim ini. Paling cepat, pelatih berusia 46 tahun itu akan menjadi ahli strategi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan per musim depan.

Namun, apabila benar Zidane bergabung dengan Juventus, belum tentu pelatih asal Prancis itu akan berprofesi sebagai juru taktik. Bukan tak mungkin, Zidane bakal ditunjuk sebagai CEO atau direktur umum. Seperti yang diketahui, posisi CEO di Juventus sedang lowong setelah Giuseppe Marotta resmi melepas jabatan tersebut pada 25 Oktober 2018. Sementara itu, jabatan CEO merupakan posisi yang sangat genting di tubuh Bianconeri. Sebab pekerjaan CEO di Juventus sangat rumit. Di samping harus memantau arus keluar-masuk uang, CEO pun tidak segan-segan terlibat langsung dalam urusan negosiasi dengan pemain incaran. Tahu posisi tersebut sangat krusial, presiden Juventus Andrea Agnelli tidak buru-buru dalam menentukan siapa yang bakal menempati jabatan tersebut.

Baca Juga :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy; 2018 Judi Online | Taruhan Bola | Agen Bola | Agen Sbobet | Situs Agen Casino Sbobet Online & Judi Bola Online Terpercaya Frontier Theme